Langsung ke konten utama

Zinedine Zidane, Sang El Maestro Prancis

 Zinedine Zidane, Sang El Maestro Prancis 


            Bagi para pengikut baru dunia sepak bola, kalian mungkin mengenal Zinedine Zidane sebagai manager Los Blancos yang berhasil memenangkan Piala UEFA Champions League 3 kali berturut-turut. Namun, sebenarnya prestasi sang El Maestro yang membuat dirinya terkenal adalah ketika dia menjadi seorang pemain gelandang penyerang. 

            
            Tak hanya mendapatkan penghargaan pemain terbaik Balon D'or, Zinedine Zidane juga mencetak beberapa prestasi di tim yang ia bela dan Prancis. 


             Pria bernama lengkap Zinedine Yazid Zidane lahir pada 23 Juni 1972 di La Castellane, Marseille, Prancis. Sang El Maestro membuat debut sepak bola professionalnya bersama As Cannes 18 Mei 1989. 7 tahun setelahnya, dirinya direktrut klub Italia asal Turin, yaitu Juventus. Di juventus dia memenangkan beberapa gelar individu termasuk Balon D'or, Fifa World Player of The Year. 


                 Pada Tahun yang sama sang El Maestro memenangkan Piala Dunia untuk Prancis setelah mencetak 2 gol penting di Final melawan Brazil. Dirinya tampil bersinar walaupun harus melawan squad Brazil yang berisikan pemain pemain hebat seperti Roberto Carlos, Cafu, Ronaldinho dan Ronaldo. 


                 Namun, Perjuangan Zidane di Juventus harus berakhir setelah dirinya pindah ke Real Madrid pada tahun 2001. Dirinya mencapai puncak kejayaan bersama Real Madrid setelah memenangkan 2002 UEFA Champions League. Bersama Los Blancos dirinya mencatatkan 49 gol dan 225 penampilan, Selain menjadi tempat berlabuh, El Real menjadi tim terakhir Zidane sebelum dirinya memutuskan untuk pensiun pada 2006.

                Salah satu aksi yang ikonik dan kontroversial dari Zidane adalah ketika ia tampil untuk Final Piala Dunia 2006 melawan Italia yang merupakan game terakhirnya untuk Prancis. Kala itu, Zizou menanduk materazzi di menit 110, kedudukan antara Italia dan Prancis adalah 1-1. Zidane langsung diberikan kartu merah dan keluar dari lapangan. Itali keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Prancis adu pinalti 5-3. Final 2006 menjadi salah satu pertandingan paling kontroversial dan ikonik sampai saat ini. Tragedi tersebut pun menjadi penyesalan terbesar sang Maestro Prancis.

  

Komentar